• coba 1
  • coba 2
  • coba 3
  • coba 4

Selasa, 19 Mei 2009

Jangan Ragu Mengungkap Cinta dan Sayang

Jika sebuah perkawinan diibaratkan sebuah mobil, jika tidak pernah dirawat dengan baik, tentu akan menjadi cepat rusak, mudah keropos mesinnya dan akhirnya bisa membosankan. Demikian pula perkawinan, jika tidak pernah dirawat dengan baik, yaitu dengan kemesraan dari pihak masing-masing pasangan pun, akan mudah rusak dan cepat membuat bosan pasangan satu sama lain.

Banyak orang yang menganggap bahwa kemesraan itu indentik dengan melakukan kegiatan seks atau hubungan biologis. Padahal, sebenarnya kemesraan itu merupakan ekspresi kasih sayang antara suami dan istri atau antara masing-masing pasangan dan lain-lain. Karena salah satu kebutuhan tiap-tiap manusia dalam hidupnya, adalah dicintai dan mencintai.
Banyak cara yang bisa dilakukan pasangan atau suami istri, untuk mengungkapkan cinta dan kasih sayangnya kepada masing-masing pasangannya. Yang penting dalam mengungkapkannya, Anda jangan ragu ataupun malu.
Seperti juga yang dialami salah satu pasangan artis Muchsin Alatas dan Titiek Sandhora, selain jauh dari gosip, mereka juga telah 28 tahun mengarungi mahligai perkawinan in. Mereka mengakui tidak pernah lupa mengekspresikan perasaan mereka kepada masing-masing pasangannya. “Kita berdua, nggak pernah menutup-nutupi apa yang kita rasakan kepada pasangan kita. Baik di depan anak-anak, maupun di depan umum, tapi masih bersifat positif tentunya. Tapi, kalau diantara kita ada yang lagi ngambek dan biasanya yang paling banyak ngambek ya Titiek itu, saya cuman milin-milin kumis saja, di depan wajahnya sambil bilang I Love You , Ma, udah deh lumer lagi perasaannya,” tutur Muchsin yang bersama istri mempunyai usaha berupa Travel Agent.

Hal yang sama dialami pula pasangan muda, Inez Tagor dengan Adi Prabudi, walaupun baru 2 tahun mengarungi mahligai perkawinan ini, mereka mengetahui apa yang dirasakan dan dibutuhkan oleh masing-masing pasangannya itu. “Karena kita berdua menjalani masa pacaran selama 7 tahun, otomatis kita jadinya lebih bisa terbuka, saling mengerti dan memahami kemauan satu sama lainnya.

Apalagi selama saya hamil, kegiatan hubungan biologis dengan suami, memang sedikit berkurang. Selain karena kondisi tubuh saya yang cepat capek, suami juga sangat pengertian dan menjaga sekali kesehatan saya selama hamil ini. Bagi saya dan suami sekarang ini, kalau ingin bermesraan, ya kalau nggak belai-belain, pokoknya banyak cara deh untuk menuju Roma,” ujar Inez yang selama hamil ini masih sibuk syuting, Berikan aku Cinta ini.

Sebaiknya sejak awal hubungan, masing-masing pasangan mampu mengekspresikan dirinya, agar masing-masing saling mengerti dan memahami kemauan pasangannya. Bagi pasangan muda, disarankan mencoba membiasakan diri dari sekarang, untuk bisa mengungkapkan apa yang mereka rasakan. Misalnya menulis apa yang mereka rasakan tentang pasangannya, dengan kalimat seperti, Saya paling suka melihat senyummu, Saya bahagia menikah dengan kamu karena……

Dan, saat Anda dan pasangan bersama-sama membaca hasilnya, akan lebih banyak perasaan positif yang muncul, maka Anda dan pasangan akan merasakan rasa cinta dan kasih sayang semakin besar.

Tidak perlu malu untuk mengekspresikan perasaan Anda yang paling dalam, kepada pasangan Anda. Dalam hal hubungan biologis atau seksual dengan pasangan, misalnya, jangan malu atau enggan mengatakan bahwa Anda sedang lelah untuk berhubungan. Tapi jangan ragu atau malu untuk memberitahu pada pasangan Anda, apa yang bisa membuat Anda senang dan yang kehendaki. Rahasia terpendam yang diceritakan cuma untuk berdua itulah, yang mampu mengikat suatu perkawinan.
Ciuman Kecil, sentuhan dan santai
Sebuah ciuman kecil untuk suami atau kekasih, ternyata mempunyai pengaruh yang sangat besar bagi Anda dan pasangan Anda. Jangan pelit untuk memberikan ciuman kepada pasangan Anda. Ciuman-ciuman kecil seperti ini memang mujarab untuk memompa semangat suami istri atau pasangan Anda.
Seperti halnya bayi atau anak kecil, orang dewasa juga membutuhkan sentuhan. Selain dapat menimbulkan perasaan dicintai, sentuhan juga mendatangkan rasa aman, nyaman dan bahagia. Sentuhan-sentuhan yang lembut, mesra dan bahkan terkesan sensual, akan membuat pasangan kita merasa dibutuhkan.

Ciptakan suatu kegiatan santai yang membuat Anda dan pasangan bisa melakukannya bersama-sama. Misalnya, karaoke berdua, permainan kartu atau tebak-tebakan atau mungkin melakukan taruhan ketika menonton pertandingan olahraga di televisi. Dan kalau salah satu dari Anda ada yang kalah, dia harus memijat. Mesra bukan?
Humor atau kejutan kecil yang dilakukan berdua pada masing-masing pasangan, merupakan bumbu yang manis dalam perkawinan. Kejutan-kejutan yang bersifat surprise, seperti tiba-tiba memeluk suami Anda dari belakang, mencubit pinggulnya atau menyiulinya saat suami Anda berjalan di depan Anda, bisa merupakan variasi dan menghilangkan rutinitas dalam kehidupan berkeluarga.

Dan yang terpenting dalam sebuah perkawinan jangan cepat berprasangka buruk kepada pasangan Anda, jika suatu saat suami Anda berprilaku tidak seperti biasanya. Seperti tiba-tiba memuji kecantikan Anda, membelikan Anda parfum mahal atau memasangkan musik yang romantis di rumah. Mungkin saja dia sedang berusaha menunjukkan kasih sayangnya kepada Anda, dengan kejutan kebahagiaan.
Kemesraan antara Anda dan pasangan Anda merupakan proses belajar dari waktu ke waktu. Yang terpenting lagi, Anda berdua harus saling terbuka, dengan demikian Anda dapat mengetahui apa yang dikehendakinya dan dia tahu apa yang Anda kehendaki, kenali pula kebiasaannya. Tidak usah dipaksa, biarkan mengalir secara alami dalam kehidupan perkawinan Anda.



.::Related Posts::.

3 komentar:

Bony Hardian 18 Juli 2009 07.50  

Bro, ada BLOG CONTEST berhadiah 500 ribu. TERBATAS 500

peserta!! Buruan daftarnya gratis di >

http://www.blogcontest.bisniscemerlang.com

Posting Komentar


Copyright © 2010-2099 - Simplization Template by Ardi33.Web.id